Pekon Tegalsari dibuka pada tahun 1920 dan masih bergabung dengan Desa Purworejo Kabupaten Lampung Selatan, yang merupakan program Kolonialisasi dari pemerintahan Belanda. Pembukaan pekon Tegalsari dipimpin oleh Sopawiro dari Desa Tegalsari Jawa Tengah. Nama Pekon Tegalsari berasal dari bahasa jawa yang berarti : Tegal artinya Tanah dan Sari artinya Inti/Subur. Setelah mengalami pertambahan penduduk maka berdirilah sebuah desa yang kemudian oleh warga sepakat diberi nama Desa Tegalsari dan Kepala Desanya dipilih secara musyawarah.
Pada Tahun 1935 Gadingrejo dirubah statusnya dari kemantren menjadi Asisten Kewedanaan dan wilayah Pekon Tegalsari termasuk wilayah Asisten Kewedanaan Gadingrejo.
Dalam perkembangannya Asisten Kewedanaan Gadingrejo berubah statusnya menjadi Kecamatan Gadingrejo dan pekon Tegalsari menjadi bagian wilayah Kecamatan Gadingrejo. Pada Tahun 1950 Pekon Tegalsari melakukan pemekaran hingga terbentuk Pekon Tegalsari yang berdiri sendiri menjadi Pekon Difinitif dan masuk wilayah Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Lampung Selatan.
Pada tahun 1997 terjadi pemekaran wilayah Kabupaten Lampung Selatan dan terbentuklah Kabupaten baru yang berdiri sendiri dan diberi nama Kabupaten Tanggamus yang berpusat di Kota Agung dan Kecamatan Gadingrejo termasuk bagian wilayah dari Kabupaten Tanggamus sehingga secara otomatis Pekon Tegalsari masuk kedalam wilayah Kabupaten Tanggamus. Dengan di keluarkannya Peraturan Daerah Kabupaten Tanggamus yang menganti nama Desa menjadi Pekon maka Desa Tegalsari juga berganti nama menjadi Pekon Tegalsari.
Pada Tahun 2010 terjadi pemekaran wilayah Kabupaten Tanggamus dan terbentuklah Kabupaten Baru yang diberi nama Kabupaten Pringsewu, yang pemerintahannya berpusat di Pekon Klaten Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu. Sehingga secara otomatis Pekon Tegalsari masuk kedalam wilayah Kabupaten Pringsewu.
Pejabat Pekon Tegalsari semenjak berdirinya Pekon tegalsari adalah sebagai Berikut :
|
NO
|
Nama
|
Masa Jabatan
|
Keterangan
|
|
1
|
DIPO DIMEJO
|
1950 s/d 1955
|
|
|
2
|
SASTRO WARDOYO
|
1955 s/d 1967
|
|
|
3
|
KAMARUN, HR
|
1967 s/d 1971
|
|
|
4
|
SAYUTI
|
1971 s/d 1973
|
|
|
5
|
BASIRAN
|
1973 s/d 1974
|
|
|
6
|
AMAT ROBANDI
|
1974 s/d 1976
|
|
|
7
|
KAMARUN, HR
|
1976 s/d 1979
|
|
|
8
|
S. MUHADI
|
1979 s/d 1980
|
|
|
9
|
KAMARUN, HR
|
1980 s/d 1988
|
|
|
10
|
KAMARUN, HR
|
1988 s/d 1998
|
|
|
11
|
Drs. BAMBANG SETIAWAN
|
1998 s/d 2006
|
|
|
12
|
Drs. BAMBANG SETIAWAN
|
2006 s/d 2013
|
|
|
13
|
S U H A R T O
|
2013 s/d 2019
|
|
|
14
|
MAHADI
|
2019 s/d 2021
|
|
|
15
|
SUHARTO
|
2021 s/d 2029
|
|
Form Komentar